Mutiara Berharga bagi Seorang Muslim
Ketahuilah, Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta`ala mengutus kita ke muka bumi adalah dalam rangka menjalankan tugas yang mulia. Yaitu mempersembahkan ibadah hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta`ala, menegakkan syariat-Nya, serta memberantas berbagai kemungkaran yang bisa mengundang murka Allah Subhanahu wa Ta`ala. Sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta`ala berfirman : “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku, Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dialah yang Maha Pemberi rezeki, yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” (Adz-Dzaariyaat:56)
Continue Reading Add comment Juli 5, 2009
Tawakkal itu Ibadah
Tawakkal secara bahasa berarti penyerahan, dan di dalam “Mukhtaarush Shihaah” hal: 786, tawakkal ialah menampakkan kelemahan dan bersandar kepada yang lain. Sedangkan menurut istilah: bersandarnya hati dengan benar kepada Allah dalam mendatangkan kemanfaatan dan menolak kemudharatan dengan mengambil sebab yang diperbolehkan secara syari’at.” Imam Ahmad mengatakan, “Tawakkal adalah ibadah hati.” Bila demikian maka tentu tawakkal dalam diri manusia bertingkat-tingkat, dimana ia (tawakkal) akan menguat dalam diri seseorang sejalan dengan bertambahnya iman pada dirinya dan sebaliknya ia akan melemah dengan berkurangnya keimanan dalam dirinya.
Continue Reading Add comment Juli 4, 2009
Fitnah Ghuluw Merenggut Kesucian Aqidah
Pembenahan pemahaman aqidah yang benar adalah peletakan batu pertama dalam Islam, begitulah Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan, demikian pula para rosul mendakwahkannya. Apalagi di era fitnah dan di masa orde syaithon ini yang dipenuhi dengan seruan-seruan kepada syirik modern, politik praktis, filsafat buta, dan penyucian hati dengan gaya-gaya tasawwuf serta yang lainnya. Allah berfirman, “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu.” (QS Adz Dzaariyaat: 56). Dan Allah berfirman, “… Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya.” (QS Az Zumar: 2). Allah juga berfirman, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadanya dalam menjalankan agama dengan lurus.” (QS Al Bayyinah: 5).
Continue Reading Add comment Juli 3, 2009
Hukum Melafadzkan Niat
Berkata Ibnul Qayyim Al Jauziyah rahimahullah: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bila berdiri untuk shalat, beliau langsung mengucapkan takbiratul ihram dan tidak mengucapkan apapun sebelumnya, juga tidak melafadzkan niat sama sekali. Beliau juga tidak mengatakan: “Usholli lillahi sholata kadza mustaqbilal qiblati arba’a roka’aat imaaman aw ma’muuman.” (Aku tunaikan untuk Allah shalat ini dengan menghadap kiblat empat rakaat sebagai imam atau makmum.
Continue Reading Add comment Juli 1, 2009
Butuhnya Manusia akan Ilmu
Sebagaimana halnya makanan, yang dipergunakan manusia untuk kelangsungan hidup. Karena seandainya keimanan tidak dipupuk dengan ilmu, maka ibarat tanaman menjadi layu bahkan hancur. Sehingga tidaklah terwujud keberadaan iman seorang kecuali dengan ilmu. Al Imam Ahmad menyatakan : “Manusia sangat membutuhkan ilmu dari sekedar menyantap makanan dan minuman; karena makanan dan minuman dibutuhkan oleh manusia sekali atau dua kali dalam sehari. Sedangkan ilmu dibutuhkan setiap saat.” (Thobaqot Al Hanabilah 1/147)
Continue Reading Add comment Juli 1, 2009
AKAL Antara Islam dan Filsafat
Akal dalam diri manusia tak ada bedanya dengan sifat sempurna lainnya, ia sekalipun sempurna bagi manusia tetapi tetap mempunyai batasan-batasan yang tidak dapat dijangkaunya, sebab manusia adalah makhluk, maka tentu sifat-sifatnya juga makhluk yang tidak bisa lepas dari kekuatan, kelemahan, dan kekurangan. Allah Ta’ala telah menjadikan batasan bagi akal -dalam mengetahui beberapa perkara- berhenti padanya dan tidak akan mampu melewatinya, sebaliknya Allah Ta’ala juga tidaklah menjadikan akal sebagai sarana untuk mengetahui segala macam perkara, karena kalau demikian, maka akan menyamai Al Aliim -yang Maha Mengetahui- subhanahu wa ta’ala pencipta akal itu sendiri.
Continue Reading Add comment Juli 1, 2009
Pakaian Ketat bagi Wanita
Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin
Beliau berkata: “Terdapat dalam Shahih Muslim dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda: “Ada dua golongan dari ahli neraka yang aku belum pernah melihatnya: pertama, suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor-ekor sapi yang dipakai untuk memukul manusia; kedua, wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang lenggak lenggok di kepalanya ada sanggul seperti punduk unta. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapatkan baunya dan sesungguhnya bau surga itu akan didapatkan dari jarak ini dan itu.”
Continue Reading Add comment Juni 27, 2009

