UMI, ALLAH ITU DI MANA?

February 22, 2009 at 7:00 am 16 comments

Pertanyaan itu mungkin saja keluar dari mulut anak-anak kaum muslimin.. Lalu, apa biasanya jawaban para orang tua terhadap anak-anak yang bertanya demikian?

Tak bisa dipungkiri bahwa begitu banyak kaum muslimin itu tidak tahu (awam) tentang keberadaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bahkan banyak para du’at/da’i atau ustadz yang tidak tahu keberadaan Allah. Banyak diantaranya yang bilang Allah itu dimana-mana, Allah itu di hati kita, Allah itu tidak di luar alam semesta tidak pula di dalamnya, bahkan ada yang sempat menjurus dalam kekufuran yang menyatakan bahwa Allah itu bisa bergabung dengan makhluknya (manunggaling kawula gusti). Lalu mana yang benar diantara jawaban itu semua?

Tidak ragu lagi, bahwa perkataan di atas semuanya adalah batil, dan menyimpang dari aqidah ahlussunnah wal jama’ah. Perkataan Allah di mana-mana menunjukkan bahwa Allah Azza wa Jalla bisa saja berada di sekitar kita, di WC, di tubuh anjing, atau di tempat-tempat najis lainnya. Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah, seorang Ulama besar yang alim menyatakan bahwa perkataan bahwa “Allah itu di mana-mana” adalah perkataan yang batil dan termasuk ucapan ahli bid’ah seperti Jahmiyyah, Mu’tazilah dan orang-orang yang sejalan dengan madzhab mereka..

Jawaban yang tepat dan sesuai dengan manhaj Ahlus Sunah wal Jama’ah adalah bahwa Allah Ta’ala berada di langit, di Arasy, di atas seluruh makhluk-Nya dan ilmu-Nya meliputi semua tempat sebagaimana yang di dukung oleh ayat-ayat Al-Qur’an, hadits-hadits Nabi dan ijma ulama Salaf. Di dalam Al-Qur’an, Allah berfirman

“Artinya : Sesungguhnya Rabb kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa , lalu Dia bersemayam di atas Arsy” [Al-A’raf : 54]

Hal ini ditegaskan oleh Allah dengan mengulang-ulangnya dalam enam ayat yang lain dalam kitab-Nya.

Makna istiwa menurut Ahlus Sunnah adalah tinggi dan naik di atas Arasy sesuai dengan keagungan Allah Ta’ala, tidak ada yang mengetahui caranya selan-Nya. Hal ini sebagaimana ucapan Imam Malik rahimahullah ketika ditanya tentang hal ini.

“(Yang namanya) Istiwa itu sudah dimaklumi sedangkan caranya tidak diketahui, beriman dengannya adalah wajib dan bertanya tentangnya adalah bid’ah”.

Yang dimaksud oleh beliau adalah bertanya tentang bagaimana caranya. Ucapan semakna berasal pula dari syaikh beliau, Rabi’ah bin Abdurrahman. Demikian juga sebagaimana yang diriwayatkan dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anha. Ucapan semacam ini adalah pendapat seluruh Ahlus Sunnah, para sahabat dan para tokoh ulama Islam setelah mereka.

Allah telah menginformasikan dalam ayat-ayat yang lain bahwa Dia berada di langit dan di ketinggian, seperti dalam firman-firman-Nya.

“Artinya : Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar” [Ghafir : 12]

Artinya : Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang shalih di naikkan-Nya” [Fathir : 10]

“Artinya : Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar” [Al-Baqarah : 255]

“Artinya : Apakah kamu merasa terhadap Allah yang di langit bahwa Dia menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan megirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku” [Al-Mulk : 16-17]

Allah telah menjelaskan secara gamblang dalam banyak ayat di dalam kitab-Nya yang mulia bahwa Dia berada di langit, di ketinggian dan hal ini selaras dengan inidikasi ayat-ayat seputar istiwa.

Dengan demikian, diketahui bahwa perkataan ahli bid’ah bahwa Allah Ta’ala berada di setiap tempat (di mana-mana) tidak lain adalah sebatil-batil perkataan. Ini pada hakikatnya adalah madzhab Al-Hulul (semacam re-inkarnasi,-penj) yang diada-adakan dan sesat bahkan merupakan kekufuran dan pendustaan terhadap Allah Ta’ala serta pendustaan terhadap Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam di mana secara shahih bersumber dari beliau menyatakan bahwa Rabb-nya berada di langit, seperti sabda beliau.

“Artinya : Tidakkah kalian percaya kepadaku padahal aku ini adalah amin (orang kepercayaan) Dzat Yang berada di langit?” [Shahih Al-Bukhari, kitab Al-Maghazy, no. 4351, Shahih Muslim, kitab Az-Zakah no. 144, 1064]

Demikian pula yang terdapat di dalam hadits-hadits tentang Isra dan Mi’raj serta selainnya.
[Majalah Ad-Da’wah, vol. 1288]

Lalu bagamanakah dengan orang yang membela diri dengan berkata “tapi maksudnya begini lho…” (menggunakan embel-embel tafsirannya). Syaikh Muhamad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa jawaban semacam itu adalah jawaban yang batil baik secara mutlaq ataupun dengan embel-embel. Bila anda ditanya, Di mana Allah?, maka jawablah : Allah berada di langit, sebagaimana jawaban yang diberikan oleh seorang wanita ketika ditanya oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti itu, lantas dia menjawab, Dia berada di langit. Sedangkan orang yang hanya mengatakan, Allah itu ada, ini jawaban menghindar dan mengelak (berkelit lidah) semata.

Adapun terhadap orang yang mengatakan, Sesungguhnya Allah berada di setiap tempat (di mana-mana), bila yang di maksud dzat-Nya, maka ini adalah kekufuran sebab merupakan bentuk pendustaan terhadap nash-nash yang menekankan hal itu. Justru dalil-dalil sam’iy (Al-Qur’an dan hadits), logika serta fitrah menyatakan bahwa Allah Maha Tinggi di atas segala sesuatu dan di atas lelangit, beristiwa di atas Arasy-Nya.

[Kumpulan Fatwa dan Risalah Syaikh Ibnu Utsaimin, Juz I, hal.132-133]

Sumber: almanhaj.or.id

Entry filed under: Aqidah. Tags: , , , .

Conversation Kocak Bersama Miss India Kewajiban Mentaati Penguasa Muslim Walaupun Tidak Berhukum dengan Hukum Allah

16 Comments Add your own

  • 1. nenyok  |  February 22, 2009 at 12:09 pm

    Salam
    Well pencerahan baru, trims

    Reply
  • 2. Abu Salafy  |  June 5, 2009 at 10:54 am

    Silahkan Antum Kunjungi link berikut sebagai bantahan artikel Anda
    http://abusalafy.wordpress.com/2009/06/01/tuhan-kaum-wahhabi-berada-di-ruang-kedap-udara

    Reply
    • 3. rismaka  |  June 5, 2009 at 3:35 pm

      Anda pikir saya bisa tertipu dengan seorang penipu macam anda???
      Alhamdulillah Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah membongkar kedok-kedok kesesatan yang anda tebarkan.

      Ingatlah, dengan memakai nickname “Abu Salafy”, dan link “http://buletin.muslim.or.id” belum tentu menjadikan anda seseorang yang benar. Penipu tetaplah penipu.
      =======================================

      Dan saya juga mengingatkan bagi siapapun yang membaca tulisan ini dan komentar ini, bahwa orang yang mengaku Abu salafy dengan link yang merujuk pada http://buletin.muslim.or.id, adalah BUKAN SEORANG SALAFY. Dia hanyalah sampah dakwah yang mengotori tauhid dengan hal-hal kesyirikan dan kebid’ahan.

      Nama Abu Salafy dan link http://buletin.muslim.or.id berlepas diri dari orang (lebih tepatnya penipu) ini.

      Reply
  • 4. Diemas  |  June 10, 2009 at 9:14 am

    Ustadz…Apakah boleh seseorang bertanya Dimana Allah sebelum diciptakanya Allah ? kalo boleh, trus apa jawabanya….

    syukron atas jawabanya…..

    Reply
  • 5. Diemas  |  June 10, 2009 at 9:15 am

    maaf salah ketik maksudnya Apkah boleh bertanya dimana Allah sebelum diciptankanya ARSY…..

    MAAF ATAS KESALAHAN KETIK SAYA…..

    Reply
    • 6. rismaka  |  June 10, 2009 at 9:19 am

      Maaf Bung, saya bukanlah orang bodoh yang bisa seenaknya anda permainkan…!

      Anda pikir no IP anda tidak saya ingat??? Ahh.. sudahlah. Percuma saja saya meladeni orang sesat macam anda…

      Kasihan sekali anda ini… ck ck ck… Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengampuni dosa-dosa anda.. dan mengangkat anda dari kebodohan agama dan juga kegagapan akan teknologi..

      Reply
  • 7. Admin Blog Sunniy Salafy  |  June 13, 2009 at 1:59 pm

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

    Alhamdulillah anakku ketika ditanya, “Di mana Allah?” sudah bisa menjawab, “di ait” (maksudnya di langit bersemayam di atas Arsy)

    Hiks… malu dunk sama anak bayi umur 20 bulan !! ghetho ajah gak ngerti !!

    Ummu Harun As Salafiyyah

    Reply
  • 8. ibnu fauzy  |  June 24, 2009 at 11:03 pm

    anak memang masih fitroh. salam kenal http://www.ibnufauzy.wordpress.com

    Reply
  • 9. ibnu fauzy  |  June 24, 2009 at 11:05 pm

    afwan salah ketik yg benar http://ibnufauzy.wordpress.com maklum beginer hee..

    Reply
  • 10. fuad  |  July 2, 2009 at 12:56 pm

    dari awal aku terkesan dengan uraian di blog ini, tapi setelah ada pertanyaan dari Diemas kok malah dijawab dengan emosi, toh itu pertanyaan biasa, ku jadi bingung, mana yang katanya kajian ilmiah, malah dijawab dengan uring2ngan.kau jadi ikut bingung.

    Reply
    • 11. rismaka  |  July 3, 2009 at 4:02 am

      Saya tahu siapa orang yg memakai nickname “Dimas” di atas. Dan saya tahu apa yg ditanyakannya bukanlah pertanyaan, akan tetapi penyesatan, sebagaimana iblis yang membisikkan kepada hati manusia agar terlintas pertanyaan “jika Allah yg menciptakan manusia, lantas siapakah yg menciptakan Allah?” dalam benaknya.

      Itu adalah suatu bentuk penyesatan. Bagaimana mungkin saya menjawab sesuatu yang Allah sendiri tidak memberi tahu pada Hambanya???

      Mengenai emosi saya, itu tergantung dari sang pembaca. Anda boleh menyebut saya emosi, tapi sebenarnya saya malas meladeni orang2 sesat dan menyesatkan seperti itu.

      Masih banyak yang harus saya lakukan di dunia ini, mendakwahi keluarga saya, dan terlebih beramal untuk diri saya sendiri. Saya tidak punya waktu untuk meladeni orang-orang seperti itu.

      Jika ada orang yang mendapat hidayah karena adanya blog Ini, Fa alhamdulillah, jika orang tsb tetap dengan kesesatannya, maka hanya Allah lah yang mampu memberikan hidayah dan TaufikNya pada siapapun yang dikehendakiNya.

      Wallahul musta’an

      Reply
      • 12. bayu200687  |  July 5, 2009 at 11:13 am

        sabar brader..
        pembaca blog kn ga punya info seperti alamat IP sebagaimana empunya blog…
        jangan jadikan blog ini sama polanya dg salafy tobat…
        -sekedar saran ga penting🙂

        Reply
  • 13. ikwan  |  July 5, 2009 at 7:28 pm

    SIIP AKHI,COCOK ANE
    BUAT SASTRO ,ABU SALAFY CS, YOU EMANG MUSUH AHLUSSUNAH

    Reply
  • 14. ape  |  July 11, 2009 at 3:54 pm

    pertanyaan yang diajukan saya pikir tidak menyesatkan,
    kalo ada pertanyaanya orang keblinger yang bertanya: Allah kan Maha besar Mungkin gak Allah menciptakan batu yang melebihi kebesarannnya , ini jelas-jelas pertanyaan bodoh bin menyesatkan. saya pikir pertanyaan di atas wajar ditanyakan apalagi dihibungkan dengan informasi ilmiha mengenai penciptaan langit dan bumi.. kok malah jadi menuduh yang macam-macan sih… cape deh…

    Reply
    • 15. rismaka  |  July 11, 2009 at 3:58 pm

      Cape ya? Ya udah ga usah ke sini lagi. Saya juga capek ngeladenin komentar2 yang masuk.

      Reply
  • 16. ilyas  |  August 7, 2009 at 4:26 pm

    Sesungguhnya tidak ada yang mengetahu kebagaimanaan Allah Shubhanahu wata’ala karena akal manusia tidak akan sampai, ilmu manusia hanya sedikit sekali. Oleh karena itu, kita mengimani apa-apa yang telah di kabarkan Allah Shubhanahu wata’ala mengenai sifat-sifat-Nya tanpa menanyakan atau membayangkan bagaimana hakikatnya. Allah lah yang maha tahu telah mensifati dirinya dalam Al Quran, begitu juga pada hadis-hadis Rasululalh Shallallahu alaihi wassalam. Jadi jika orang yang meniadakan sifat Allah telah telah Allah sifati sendiri berarti telah telah mengingkari terhadap Al Quran dan Assunnah. Semoga kita semua termasuk bukan orang-orang yang demikian.

    Saya juga telah pembahasan yang serupa

    http://muhamadilyas.wordpress.com/2009/06/11/allah-berada-di-mana-yah/

    http://muhamadilyas.wordpress.com/2009/06/23/allah-berada-dimana-bag-2-lanjutan/

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


CATATAN KECILKU

Assalamu'alaikum.

Selamat datang di Rismaka On WordPress.

Free Page Rank Tool

DOWNLOAD

Download Ebook Islami Bermanhaj Salaf Download Aplikasi Java Islami download update terbaru antivirus PCMAV

Tempat Backup Gratis

dropbox-banner

RSS RISOFTE

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Rismaka’s Weblog

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Shaquille Punya Blog

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 66,841 hits

RSS Download PCMAV Terbaru

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

%d bloggers like this: