SUDAH BENARKAH TAUHID KITA?

March 5, 2009 at 7:00 am Leave a comment

Semua orang yang mengaku muslim, jika ditanya siapa Tuhannya tentu akan menjawab, “Allah.” Umumnya, kebanyakan muslim beranggapan bahwa yang dimaksud Tuhan itu hanyalah sebatas Sang Pencipta, Penguasa, dan Pengatur alam semesta. Jika seperti itu, maka seseorang belum bisa disebut bertauhid secara benar, sebab tauhid seperti itu belum sempurna.

Jika kita lihat dalam Al-Quran dan Sirah nabi, akan tampak kebenaran pernyataan tersebut. Pada zaman Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa sallam, kaum musyrikin banyak tersesat dalam tauhid uluhiyah. Mereka tahu betul bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala pencipta mereka dan pengatur alam semesta, namun ketika disuruh mengesakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam beribadah, mereka menolaknya.

Oleh karena itu, Nabi Shalallahu ‘alaihi Wa sallam memerangi mereka karena kesesatan mereka dalam tauhid uluhiyah. Tauhid inilah yang juga sering terlupa dari perhatian kebanyakan umat Islam.

Tak Cukup Satu

Wajib diketahui bahwa tauhid terdiri atas tiga macam. Adapun pembagiannya sebagai berikut:

Tauhid rububiyah,
yaitu mengesakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam penciptaan, kekuasaan, dan pengaturan. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
Allah pencipta segala sesuatu.” (Az Zumar: 62)
Mahasuci Allah yang di tangan-Nya segala kerajaan dan Dia lah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Al Mulk: 1)
Ketahuliah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah, Mahasuci Allah Tuhan Sernesta Alam.” (Al A’raf: 54)

Tauhid uluhiyah,
yaitu mengesakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam beribadah, dengan kata lain agar manusia tidak menyekutukan dengan seorang pun, baik dengan menyembah atau mendekatkan diri sebagaimana ia menyembah dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Adapun di antara dalilnya adalah firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (Al Baqarah: 21-22)

Inilah jenis tauhid yang kebanyakan diluruskan oleh para rasul dari kaumnya. Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

Dan sungguh Kami telah mengutus pada tiap-tiap umat seorang utusan (agar mereka menyeru), ‘Sembahlah Allah saja dan jauhilah thaghut itu.'” (An-Nahl: 36)

Tauhid asma dan sifat,
yaitu mengesakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sesuai dengan nama dan sifat yang Ia sandangkan sendiri kepada diri-Nya dalam Kitab-Nya atau melalui lisan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa sallam, yaitu dengan menetapkan apa yang ditetapkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan meniadakan apa yang ditiadakan-Nya dengan tanpa tahrif (mengubah), ta’thil (menafikan), takyif (menanyakan bagaimana), juga tanpa tasybih (menyerupakannya dengan makhluk).

Untuk itu, andaikata seseorang yang bersaksi secara sempurna terhadap tauhid rububiyah dan asma dan sifat, namun ia pergi ke kuburan dan menyembah orang yang di dalam kubur atau ber-nadzar mempersembahkan sesaji untuknya sebagai bentuk pendekatan diri kepadanya, maka sesungguhnya dia telah syirik dan kafir.

Sebab ibadah menjadi tidak sah kecuali jika ditujukan hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata. Barangsiapa menyimpang dari tauhid uluhiyah, maka dia telah syirik dan kafir, meskipun mengakui tauhid rububiyah dan asma wa sifat.

Bukan Tak Berdasar

Mungkin ada pertanyaan, dari mana pembagian (tauhid – ed) tersebut mengingat dalam Al-Quran dan hadits tidak disebutkan? Hal itu juga tidak didapati pada zaman Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa sallam ataupun sahabat. Tidakkah pernyataan tersebut termasuk suatu perkara baru (muhdats) dan tidak ada dalilnya?

Berikut jawaban Syaikh Al Albani rahimahullah, “Sesungguhnya pembagian tauhid menjadi tiga ini terkandung dalam banyak surat Al-Quran. Yang paling tampak dan paling jelas adalah dalam dua surat, yaitu Al Fatihah dan An Naas, dimana keduanya adalah pembuka dan penutup Al-Quran.”

Oleh karena itu firman-Nya ‘Alhamdu lillahi rabbil ‘alamiin‘ mengandung pengukuhan ke-rububiyah-an Allah Subhanahu Wa Ta’ala terhadap seluruh makhluk-Nya. Dan firman-Nya ‘Arrahmaanirrahiim-Maaliki yaumiddiin‘ mengandung pengukuhan terhadap sifat-sifat-Nya yang Mahatinggi dan nama-nama-Nya Yang Mahamulia. sedangkan firman-Nya Iyyaaka na’budu wa iyaaka nasta’iin mengandung pengukuhan ke-ubudiyah-an seluruh makhluk kepada-Nya dan ke-uluhiyah-an Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas mereka.

Walaupun terbagi menjadi 3 bagian, tauhid merupakan satu kesatuan dan punya hubungan yang sangat kuat satu sama lain. Sebab, tauhid uluhiyah mengandung tauhid rububiyah dan tauhid rububiyah mengharuskan adanya tauhid uluhiyah. Demikian pula tauhid asma dan sifat mengandung tauhid rububiyah, karena sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu ada yang berupa sifat dzat (diri) dan ada yang berupa sifat perbuatan.

Oleh sebab itu, jika pembaca sekalian masih seperti kebanyakan muslim yang sebatas mentauhidkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai pencipta saja, sudah saatnya mengkaji kembali dan memahami apa-apa yang terlupa/ketinggalan dari tauhid. Sebab tauhid merupakan modal utama keselamatan seorang hamba. (nida)

Sumber:
As-Sunnah, edisi 14/tahun ke-2
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Penjelasan Kitab Tiga Landasan Utama. Cet. Ke-3, Darul Haq, Jakarta, 2000.
“Yang terlupa dari tauhid”, http://majalah-nikah.com

Entry filed under: Tauhid. Tags: , , , , , , , , , , , .

Hukum Membaca dan Menulis Cerita Fiksi (Novel, Cerpen, dll) SIHIR DAN PERDUKUNAN MENGHANCURKAN UMAT

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


CATATAN KECILKU

Assalamu'alaikum.

Selamat datang di Rismaka On WordPress.

Free Page Rank Tool

DOWNLOAD

Download Ebook Islami Bermanhaj Salaf Download Aplikasi Java Islami download update terbaru antivirus PCMAV

Tempat Backup Gratis

dropbox-banner

RSS RISOFTE

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Rismaka’s Weblog

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Shaquille Punya Blog

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 66,841 hits

RSS Download PCMAV Terbaru

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

%d bloggers like this: